Rapat kepaniteraan menindaklanjuti hasil temuan audit

rapat-kepaniteraam-2Panitera Pengadilan Negeri Surabaya (Ramli Djalil) merespon cepat terhadap temuan audit pada Kepaniteraan dengan mengadakan rapat menindaklanjuti hasil temuan pada hari Senin (06/02). Rapat tersebut dipimpin oleh Panitera PN Surabaya (Ramli Djalil) dan Wakil Panitera (Suharis) dengan dihadiri oleh Para Panmud (Perdata, Pidana, Hukum, Tipikor, Niaga dan PHI). Agenda rapat tersebut adalah membahas tentang tindak lanjut terhadap temuan tim audit internal.

Rapat yang dilakukan setelah adanya internal audit ini mengacu terhadap Prosedur mutu Pengadilan Negeri Surabaya Nomor : W14.U1/QMR/SOP/08/2016 tentang Prosedur Tinjauan Manajemen, dan Prosedur Mutu Nomor : W14.U1/QMR/SOP/04/2016 tentang Perbaikan dan Pencegahan. Dengan menggunakan prosedur tersebut, rapat yang dilakukan di Pengadilan Negeri Surabaya lebih terukur dan tersistem. Usulan perbaikan dan pencegahan secara jelas dan terekam didalam formulir notulen tinjauan manajemen, dengan demikian setelah dilakukan rapat diharapkan akan muncu kebijakan – kebijakan yang menjadi solusi dalam perbaikan terhadap permasalahan yang ada.

Selain berdasarkan prosedur mutu yang telah disusun oleh Tim Dokumen Kontrol Pengadilan Negeri Surabaya, rapat – rapat yang diadakan pada Pengadilan Negeri Surabaya juga berdasarkan SK Ketua Pengadilan Negeri Surabaya tentang Rapat Tinjauan Manajemen Bulanan yang dilakukan secara berjenjang. (pen-pid/it)

Hari pertama sidang tilang cara baru di PN Surabaya

tilang-1Sesuai dengan PERMA NO. 12 TAHUN 2016 tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Pelanggaran Lalu Lintas, Ketua Pengadilan Negeri Surabaya (Sujatmiko, SH., MH.) memerintahkan untuk menerapkan pada hari Jum’at tanggal 03 Pebruari 2017. Dengan adanya sistem baru ini pelanggar dimudahkan dalam hal proses persidangan, pelanggar tidak lagi melakukan sidang yang antri dan berdesak – desakan.

Dengan memanfaatkan tenologi informasi, pelanggar cukup membuka website Pengadilan Negeri Surabaya, Kejaksaan Negeri Surabaya dan Kejaksaan Negeri Tg. Perak untuk mengetahui besaran denda tilang dan atau melihat pada papan pengumuman pengadilan negeri surabaya.

Setelah mengetaui besaran denda, pelanggar dapat membayar secara tunai atau non tunai ke rekening Kejaksaan Negeri Surabaya atau Kejaksaan Negeri Tg. Perak Surabaya. Dengan bukti pembayaran yang tercetak dalam mesing atm atau EDC, pelanggar mengambil barang bukti di Kejaksaan Negeri Surabaya atau Kejaksaan Negeri Tg. Perak Surabaya.

Persidangan hari pertama cukup tertib, persiapan yang dilakukan adalah dengan menempel semua putusan denda pada papan pengumunan, website pengadilan didalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara dan search engine PDF, serta pada layar monitor Pengadilan Negeri Surabaya. Selain itu guna memudahkan pelanggar dalam memahami sistem baru sesuai Perma No. 12 Tahun 2016, Pengadilan Negeri Surabaya juga memberikan petuntuk didalam baner – baner yang terpasang pada setiap sudut kantor serta menggunakan google voice yang menerangkan tentang tata cara penyelesaian tilang cara baru.

Meja informasi juga dimanfaatkan dalam hal pelayanan bagi pelanggar yang tidak menemukan besaran denda. Pada meja informasi juga telah diterapkan sistem pencarian data dengan cepat, sehingga besaran denda juga dapat dilihat dari meja informasi. (pen-pid/it)

PN Surabaya berlakukan sidang tilang cara baru mulai besok

persidangan-lalu-lintas

Surabaya – Pengadilan Negeri Surabaya mulai besok, Jum’at (03/02/2017) , memberlakukan tilang cara baru sesuai dengan PERMA No. 12 tahun 2016 tentang tata cara Penyelesaian Pelanggaran Lalu Lintas. Para pelanggar nantinya akan menerapkan sistem MBA (Melihat, Bayar, Ambil).

 

Para pelanggar yang datang pada Pengadilan Negeri Surabaya tidak lagi mengikuti persidangan, akan tetapi cukup dengan melihat denda yang telah diputus oleh Hakim pada laman resmi (website) dan/atau papan pengumunan Pengadilan Negeri Surabaya (www.pn-surabayakota.go.id) / Kejaksaan Negeri Surabaya (www.kejari-surabaya.go.id) / Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya (www.kejari-tanjungperak.go.id). Para pelanggar yang telah mengetahui besaran denda, melakukan pembayaran secara tunai atau elektronik melalui rekening BRI dari :

  1. Kejaksaan Negeri Surabaya No. Rekening BRI : 2030.01.000109.30.8 An. Tilang Kejari Surabaya
  2. Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya No. Rekening BRI : 0172.01.001870.30.4 An. BPN 301 Kejaksaan Negeri Tanjung Perak

Tempat pengambilan barang bukti yang sudah dibayar oleh Pelanggar secara tunai atau elektronik mengambil barang bukti tilang di Kantor Kejaksaan Negeri :

  1. Kejaksaan Negeri Surabaya, Jl. Sukomanunggal Jaya No. 1 Surabaya
  2. Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, Jl. Kemayoran Baru No. 1 Surabaya

dengan persidangan cara baru ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan terhadap publik dan menghilangkan praktik percaloan yang kerap marak terjadi. (pen-pid/it)